Kala Kalung Emas BerlianMelingkar Di Leher
Semua Kemewahan
Uang Tak Ada Serinya
Sering Kali Teman
Saudara
Pasang Muka Manis
Senyum Lebar
Mengharap Manismu
Kemana Kau Pergi
Selalu Diikuti
Segala Kebutuhan
Mereka Siap Melayani
Bahkan Menjilat Pantat
Akan Dilakukannya
Dengan Senang Hati
Menunggu Imbalan
Suatu Saat Kemilau Jatuh
Sinar Redup Semakin Gelap
Habis Manis Sepah Dibuang
Emas Berlian Tinggal Kenangan
Satu
0 komentar:
Posting Komentar